Tuhanku
Bolehkah aku mengeluh kepada-MU
Mengapa sepi itu Kau cipta
Sedangkan iba selalu ikut menyapa
Ijinkan aku enggan memilih yang pertama
Tuhanku
Bisakah aku mendengar-MU
Sebab kedua telinga yang Kau berikan
Hanya kugunakan untuk caci dan puji
Tuhanku
Pernahkah aku berusaha mengingat-MU
Dari terpejamnya mata sampai sujud sembahyangku
Aku kira aku tidak lebih dari sekedar berpura-pura
Untuk menutupi ketakutanku akan dosa
Tuhanku
Apakah aku berhak meminta
Sebuah kereta yang akan membawaku
Mencari kata ikhlas dimana kaki berpijak
Untuk merenda bajuku jika kelak menghadap-MU
Tuhanku
Berjuta telah Kau sisihkan untukku
Ampunan, jalan terang, anugerah dan kasih sayang
Tapi pernahkah aku bersyukur kepada-MU
Bahkan di saat keindahan-MU menatapku
Tuhanku
Berilah aku waktu
Untuk mengisi hari-hariku di tempat-MU
Untuk mencari sebuah rindu untuk-MU
Untuk sekedar mencintai-MU
No comments:
Post a Comment