Sunday, 16 November 2014

Ibuku

Ibuku adalah matahari
Kemarin, sekarang dan esok tetaplah terwujud elok
Langkahnya taklukkan lubuk-lubuk dalam
Sering terpeleset oleh runcingnya hidup
Tak pernah pedulikan caci maki serigala dan ular berbisa
Berkali-kali merangkak
Tapi tapaknya tetap berlanjut
Mendaki Alpen, Andes dan Himalaya
Kidungnya mencabuti rumput-rumput meranggas
Napasnya berpacu bersama elang
Malam terikpun Ibuku tantang
Tegar
Belum pernah berjalan di atas pualam
Apalagi menikmati indahnya purnama
Tujuannya hanya satu
Bawa anak-anaknya menghuni puri
Meski lagi-lagi dihalangi butanya malam

Ibuku adalah matahari

No comments:

Post a Comment