Saturday, 13 August 2016

Rinduku Berganti ganti Rupa

Saat ini rinduku berputar putar di ujung awan cengkareng. Sedangkan langit sedang berwarna biru. Bayangkanlah betapa nampak jelas tubuh rinduku itu.
Aku harus mempertahankan awan itu agar tak menjadi hujan. Jadi rinduku tidak pun menetes jatuh berhamburan.

Siang nanti rinduku akan mengendarai awan kualanamu. Ingatlah itu, bahwa rinduku tidak pernah tertinggal sedetikpun. Sepotongpun. Selalu saja mengikuti kemana aku pergi. Karena hatimu sudah terlanjur menjadi satu benang dengan hatiku.

Malam nanti bahkan mungkin lebih lagi. Rinduku akan mewujud dalam mimpi. Memelukmu dengan erat mencari bintang. Menggandengmu berjalan menelusuri jejak jejak kisah yang sukar dilupakan.

Esok hari. Kala hangat pagi menyapa. Rinduku akan berubah menjadi tembang sunda. Mengalun sendu menyayat sunyi. Di padang rumput luas yang diberi nama padang cinta.


Cengkareng, 7 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment